By CANCER 4778. Powered by Blogger.

THE BEST INSPIRATION FOR INDONESIAN

Saturday, August 10, 2019

PANDANGAN YANG KELIRU TENTANG GAYA HIDUP

0 comments
Materi Tak Pernah Cukup untuk Memenuhi Gaya Hidup
Gaya Hidup versi Wikipedia menyebutkan bahwa Gaya Hidup itu adalah Bagian dari kebutuhan sekunder manusia yang bisa berubah tergantung Zaman dan keinginan seseorang untuk mengubahnya. Istilah gaya hidup itu sendiri pada awalnya dibuat pada tahun 1929 oleh seorang Psikologi asal Austria yang bernama Alfred Adler dan mulai trend dan digunakan oleh masyarakat pada tahun 1961 sampai dengan saat ini.

Gaya hidup juga bisa dilihat dari cara berpakaian seseorang serta kebiasaan seseorang. Hal tersebut bisa dinilai Relatif karena itu juga bisa dijadikan contoh dan juga bisa dijadikan sesuatu hal yang tabu. Adapun contoh baik pada Gaya Hidup misalkan Makan dan istirahat secara teratur, sementara untuk contoh yang urang baik tiu misalkan berbicara yang tidak sepatutnya atau mungkin makan sembarangan.


Menyinggung soal Gaya Hidup tentunya setiap orang memiliki Pedoman tersendiri untuk membuat hari-harinya menjadi terasa lebih sehat dan terawat dengan baik karena gaya hidup itu meliputi banyak Aspek, mulai dari keadaan dan kondisi kesehatan Anda, Keuangan hingga hubungan Anda dengan orang lain, karena ada kalanya saat hanya satu yang diutamakan maka yang lain tak akan berjalan dengan semestinya.

Semakin tahun ternyata makin banyak pula yang mengesampingkan gaya hidup mereka demi mengejar satu hal, yaitu Materi. Karena dengan banyaknya Materi yang didapatkan maka mereka akan berfikir bahwa hidup akan terasa jauh lebih nyaman dengan adanya Materi. Mereka bisa menggunakan Materi yang didapatkan untuk membeli makanan yang enak, atau mencari hiburan yang tentunya merupakan satu konsep yang didapatkan yaitu Merusak Tubuh Anda.

Sebagian besar Remaja jaman sekarang yang menyalahgunakan Gaya Hidupnya, apalagi Remaja yang tinggal di beberapa kota besar, karena sebagian besar dari mereka lebih mengkuti yang namanya Trend Mode untuk Masa Kini, mulai dari cara berpakaian dan perkembangan teknologi.


Dalam menjalani kehidupan, para Remaja akan terbagi dalam pola pikirnya, sehingga ada yang memilih jalan yang baik dan ada pula yang terjerumus ke jalan yang salah. Para Remaja yang sesungguhnya adalah mereka yang mampu membuat sebuah Komitmen dalam memilih Gaya Hidupnya. Mereka lebih berani untuk berjanji pada diri mereka sendiri untuk memilih Gaya Hidupnya dan menjalani dengan penuh semangat. Namun seiring berjalannya waktu, pengaruh tersebut tentunya membawa nilai positif maupun negative. Eratnya hubungan tersebut yang memungkinkan untuk dapat saling mendukung satu sama lain kea rah yang lebih Positif atau Justru malah kea rah yang Negatif, maka dari itu yang perlu diperhatikan adalah Dampak Negatif dari Gaya Hidup tersebut.
Gaya Hidup Yang Keliru

Gaya Hidup yang menonjolkan kemewahan, kesenangan serta hura-hura biasanya dibarengi dengan meningkatnya penghasilan seseorang yang berdampak pada meningkatnya Gaya Hidup orang tersebut, bahkan tak jarang sebagian orang lebih memilih untuk berhutang demi meningkatkan gaya hidupnya agar Gaya Hidupnya tetap stabil dan tidak menurun.

Ada baiknya untuk mulai membiasakan diri dengan hidup berhemat dan mengatur keuangan secara bijaksana, jangan sampai berhutang hanya untuk keperluan konsumtif demi memenuhi tuntutan Gaya Hidup yang tak ada ujungnya dan semoga artikel ini bisa menjadi Inspirasi yang Positif untuk Masyarakat Indonesia.

#SalamNUSANTARA
#Blog #Inspirasi
#Blogger