By CANCER 4778. Powered by Blogger.

THE BEST INSPIRATION FOR INDONESIAN

Thursday, September 19, 2019

PENTINGNYA MENJAGA AMARAH

0 comments
Menahan Amarah Menurut Rasulullah SAW
Kemarahan itu sering diasosiasikan sebagai sebuah Emosi Negatif yang tidak baik bagi kesehatan jiwa, karena kemarahan yang berlebihan memang dapat membawa petaka dan masalah yang lebih jauh lagi dan benar adanya bila permasalahan tersebut dapat diselesaikan hanya dengan kepala dingin, bukan dengan marah. Amarah yang tidak terkendali sangat mudah untuk terlihat oleh mata, namun bukan berarti saat seseorang marah dapat terlihat dengan wajah merah panas seperti yang digambarkan pada sebuah film atau sinetron, marah dalam hal ini ditunjukkan dengan raut wajah yang tidak mengenakkan.

Sebagai manusia biasa memang bisa kesal dan marah, baik itu disebabkan pasangan kita, keluarga ataupun hal lain diluar lingkungan kita. Namun sebagai Manusia, kita juga dituntut untuk menjaga sikap di hadapan orang, salah satunya adalah mengontrol emosi kita agar tidak tumpah. Namun alih-alih meredam emosi, tak sedikit Manusia yang justru menjadikan orang lain sebagai pelampiasan kemarahan, bahkan sampai pada taraf mencaci dan memaki. Orang yang sering marah, cenderung memiliki emosi negatif yang kronis, Karena terlalu sering dikelilingi oleh aura emosi negatif maka tentu saja akan merusak tubuh dan pikirannya dan salah satu dampak yang paling membahayakan karena terlalu sering marah adalah Depresi dan Serangan Jantung.

Depresi sendiri tidak hanya menyerang pada bagian tubuh saja tapi juga berdampak pada perilaku, perasaan dan pikiran seseorang. Depresi merupakan dampak yang paling berbahaya, karena bukan hanya fisik yang terganggu, namun jiwanya pun mulai ikut terganggu. Seseorang yang berkarakter pemarah juga akan lebih rentan terkena serangan jantung, hal tersebut disebabkan karena ketidakstabilan Emosinya. Selain itu, mereka yang memiliki karakter pemarah juga berisiko terkena serangan jantung. Namun belum diketahui secara pasti tentang bagaimana amarah bisa memicu serangan jantung, akan tetapi yang pasti bahwa stres akibat marah dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, penyempitan pembuluh darah, pemecahan plak, dan pembekuan yang akhirnya terjadi serangan jantung.

Rasa marah merupakan bentuk reaksi pertahanan terakhir ketika seseorang tidak bisa lagi berpikir jernih. Biasanya marah terjadi ketika lawan bicara memberikan stimulus negatif berupa provokasi, komentar negatif ataupun tindakan fisik. Kemunculan rasa marah tersebut juga tergantung dari kepribadian kita masing-masing, namun secara garis besar kedewasaan berpikir seseoranglah yang memegang peranan penting untuk mencegah munculnya rasa marah tersebut. Marah juga berkaitan erat dengan agresi dan kekerasan. Oleh karena itu, bila marah sudah mengarah ke agresi maka akan bersifat Destruktif. Selanjutnya marah yang tak terkendali akan merugikan diri sendiri dan lingkungan sekitarnya. Untuk itu, penting bagi kita untuk mengenali hal apa saja yang bisa menyebabkan kita marah, karena dengan mengetahui hal tersebut, risiko untuk terpancing provokasi pun akan semakin rendah.

ARTIKEL LAIN : Sirik itu Sepadan Dengan Orang Tak Bersyukur.

Setiap manusia diciptakan Tuhan memiliki karakteristik yang berbeda-beda, ada yang pendiam, sabar, kalem, supel, ramah bahkan ada yang berkarakter tempramen atau pemarah. Setiap karakter tersebut sangatlah berpengaruh terhadap kondisi kesehatan pribadi masing-masing, karena karakter seseorang merupakan keadaan mental yang erat kaitannya dengan kondisi fisik. Jika kita mudah marah ketika disinggung soal status sosial, hubungan ataupun masalah keluarga, sebaiknya jaga diri kita dengan tidak membicarakan hal tersebut. Ketika kita merasa orang lain telah memprovokasi kita, maka segera tinggalkan perbincangan tersebut atau tinggalkan orang yang telah memprovokasi kita, namun jika hal tersebut tak dapat terhindarkan, alangkah baiknya untuk segera menarik napas yang panjang, diam untuk beberapa saat, cobalah tenangkan diri dan fokus pada diri sendiri, berusahalah untuk bercanda agar dapat menciptakan relaksasi pada otak kita, karena kita tidak dapat mengubah situasi tertentu, akan tetapi kita dapat mengubah pola pikir kita dari sudut pandang yang membuat kita marah menjadi sudut pandang yang membuat kita merasa jadi lebih baik.

#salamNUSANTARA
#Blogger